Clay
Clay dalam arti
sesungguhnya adalah tanah liat, namun selain terbuat dari tanah liat, clay juga
ada yang terbuat dari bermacam-macam bahan yang dapat menghasilkan material
dengan konsistensi atau sifat seperti clay (liat/ dapat dibentuk).
Jenis-jenis clay
1. Clay tepung,
roti dan sabun (Homemade Clay)


Bahan yang biasa digunakan untuk membuat clay jenis
ini merupakan kombinasi dari bahan-bahan berikut:
·
Tepung terigu
·
Tepung tapioka
·
Tepung maizena
·
Tepung beras
·
Roti tawar (tanpa
kulit)
·
Sabun padat
·
Lem putih/ lem kayu
·
Benzoate (pengawet)
Beberapa sumber juga menyarankan penggunaan garam,
baby oil.
Langkah pembuatan
·
Campurkan jenis tepung
yang dipilih dengan porsi sama banyak. Missal tepung tapioca 200 gr,
tepung maizena 200 gr dan tepung beras 200 gr.
·
Tambahkan lem kayu
sedikit demi sedikit, tutupi dengan tepung supaya tidak lengket. Penambahan lem
tidak boleh terlalu banyak. Bila adonan masih kurang lembut, saya sarankan
mengunakan sedikit air, uleni hingga liat dan tidak menempel ditangan.
·
Setelah itu dibungkus
menggunakan plastic lembaran yang diolesi baby oil (agar tidak melekat pada
plastik), simpan selama 24 jam, keesokan harinya buka sebentar sambil diuleni
·
Ulangi 2-3 hari maka
adonan akan semakin liat dan tahan lama
·
Adonan sebaiknya
disimpan dalam kemasan kecil-kecil dengan tujuan agar clay tidak cepat kering
·
Saran untuk menutupi
bau lem yang kuat, gunakan sedikit parutan sabun dicampur beberapa tetes air.
2. Polimer clay (Paling
Bagus

Merupakan clay paling mahal yang terbuat dari gerabah,
keramik batu, porselin,dan keramik. Clay ini masih langka diindonesia. Proses
pengeringannya dengan cara dioven.
Clay ini cukup keras dan agak sulit dibentuk karena
teksturnya seperti karet.
Mirip stone clay dan paper clay, tetapi tidak perlu
dibasahi karena clay jenis ini tidak terpengaruh udara, jadi selama belum
dioven/dibakan bentuknya tidak bisa permanen.
Proses pengeringannya dengan cara dioven. Hasil
akhirnya keras dan flexible seperti karet penghapus
Contoh brand clay ini, yaitu Sculpey III, Premo
Sculpey, Premo Soft, Fimo, Cernit, Kato Clay.
3. Paper clay/fiber clay

Terbuat dari bahan dasar kertas yang dihaluskan sampai
berbentuk adonan.
Paper clay yang dijual dipasaran merupakan campuran
bubur kertas dengan tepung gips dengan warna clay putih. Karakteristik paper
clay yaitu keras dan agak sulit diadon tapi bisa diakali dengan penambahan
sedikit air.
Biasanya paper clay digunakan untuk sculpting
(dibentuk dan diukir). Hasil akhirnya keras dan bertekstur seperti batu.
Setelah keras baru diberi warna dan lapisan glossy/doff untuk mempertahankan
warnanya.
4. Light clay
Light clay memiliki tekstur sangat lembut dan lunak
serta mudah dibentuk dengan tangan.cocok untuk membuat bagian detil. Hasilnya
ringan setelah kering. Tidak bisa pecah karena setelah kering
teksturnya seperti karet.

5. Air dry clay

Air dry clay memiliki sifat hamper sama dengan jumping
clay, hanya saja bentuk akhirnya lebih padat. Cocok untuk membuat miniature
buah-buahan, sayuran, makanan atau lainnya.
Karakteistik clay ini, yaitu sangat halus, mudah
diuleni, warna cenderung transparan dan tidak mudah retak.
Dapat ditipiskan hingga benar-benar tipis (biasanya
untuk membuat baju, renda dan kelopak bunga).
6. Stone clay

Bertekstur keras seperti batu (mirip paper clay namun
lebih halus) Berwarna putih kekuningan
7. Clay (Tanah liat/
keramik)

Merupakan clay yang terbuat dari tanah liat yang
berasal dari alam dan biasa digunakan untuk membuat tembikar. Cara
pengeringannya adalah dengan diangin=anginkan atau dibaka di dalam tungku
8. Jumping clay

Merupakan clay yang jika diangin-anginkan akan kering
dan tidak dapat diolah lagi, namun berbobot ringan seperti gabus. Cocok
digunakan untuk membuat boneka-boneka hewan dan manusia kecil.
9. Clay malam (clay oil
base yang tidak bisa kering)
Clay ini terbuat dari lilin (malam) yang bersifat
lunak, tidak akan mengeras dan mudah dibentuk. Biasanya digunakan untuk mainan
anak-anak.
10. Gips
Gips terbuat dari bahan kapur yang dikeraskan. Cara
pembuatannya yaitu dengan cara mencetak adonan gips (menjadi pot, hiasan
kulkas, pajangan, dll), kemudian diangin-anginkan lalu dicat. Atau dapat juga
dipadatkan berbentuk balok, lalu diukir menjadi mpatung, abstrak atau lainnya.
11. Clay imitasi
Clay ini tidak banyak dikenal. Clay ini biasanya
digunakan di pabrik-pabrik mobil atau industry besar lainnya untuk dijadikan
model produk. Warnanya coklat tua. Diperlukan pemanasan terlebih dahulu agar
dapat dibentuk. Hasilnya cukup kokoh tapi masih bisa diolah kembali melalui
pemanasan ulang.


Komentar
Posting Komentar